Free Download Majalah Animasi Indonesia
  HOME HISTORY MAGAZINE DOWNLOAD
         
TREND
Animasi Menuju Zaman Baru

Sejak awal kelahirannya, kartun alias animasi menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia perfilman. Animasi bahkan telah menjadi satu genre tersendiri. Bila kita mengenal genre film semacam drama, action, horor, misteri, romance, dan komedi, maka animasi masuk disitu. Bukan genre cerita tentu saja, namun genre secara teknis.

Animasi akhirnya menjadi salah satu metode teknis pengambilan gambar, atau yang orang kita sering sebut dengan istilah "syuting". Proses produksi film animasi dilakukan dengan cara digambar dengan tangan (pada era kartun tradisional 2-D) atau lewat software komputer. Belakangan muncul satu lagi teknologi animasi yaitu performance capture. Lalu kita jadi agak gagu ketika hendak menyebut dikotomi film animasi dengan yang bukan animasi. Apa lawan kata dari "film animasi?" Apakah cukup menyebut "bukan film animasi" (atau "film orang sungguhan"!), sebagaimana orang bingung menyebut lawan kata "gelap" cukup dengan istilah "tidak gelap" dan bukannya "terang"? Sekali lagi kita harus mengadopsi ini dari belantara perfilman Hollywood. Ternyata, istialah resmi untuk film-film yang diperankan oleh aktris dan aktor berupa manusia Homo sapiens sungguhan adalah film live-action (terjemahan literalnya adalah "aksi langsung"). Istilah ini mengemuka ketika animasi menjadi pilihan metode pengambilan gambar, sesudah teknik komputer grafis memungkinkan pembuatan gambar-gambar fotografis yang bisa dibuat semirip mungkin dengan imej-imej hasil rekaman kamera. Dulu, kartun dalam bentuk film hanya semata suguhan audio visual untuk anak-anak. Tentu kita masih ingat, diawali dengan coretan pena Walt Disney dalam
  Trend
  History
  Production House
  Focus
  TV Program
  Rating
  Book
  Tekno
  Serial
  Mini News
  Education
  Classic
  Movie